11/23/2012

SISTEM UTILITAS DAN KELENGKAPAN BANGUNAN


I. PENDAHULUAN
        Berbagai bangunan yang megah yang dirancang oleh seorang arsitek itu tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa memperdulikan adanya kelengkapan fasilitas bangunan yang digunakan untuk  menunjang tercapainya kenyamanan, kesehatan, keselamatan, komunikasi, dan mobilitas dalam bangunan.
       Utilitas merupakan suatu ilmu pengetahuan teknik arsitektur di samping ilmu-ilmu lain mengenai bangunan yang harus dipelajari oleh seorang arsitek dalam kooordinasi merancang bangunan.
Utilitas Bangunan adalah suatu kelengkapan fasilitas bangunan yang digunakan untuk menunjang tercapainya unsur-unsur kenyamanan, kesehatan, keselamatan, kemudahan, komunikasi, dan mobilitas dalam bangunan.      
Dasar pertimbangan pemakaian sistem utilitas dan perlengkapan bangunan adalah  :
1. Kemudahan dalam penggunaan dan pemeliharaan
2. Kesederhanaan jaringan sistem
3. Kecilnya faktor resiko crossing antar jaringan
4. Keamanan terhadap pelaku aktifitas
5. Keamanan terhadap lingkungan



II. UTILITAS DAN LINGKUNGAN
      Dalam mempelajari utilitas bangunan beserta kelengkapannya ada 3 unsur pokok yang harus diperhatikan :
a.  Air
Kebutuhan air dalam lingkungan bangunan dan bangunan itu sendiri sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari.

b.  Matahari/Cahaya Matahari
Penggunaan energi cahaya matahari dalam system rancang bangunan sangat penting dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga penggunaan cahaya buatan yang membutuhkan energi tambahan dapat dikurangi.
c.  Udara/Angin
Dalam system perancangan bangunan factor udara sangat penting untuk kenyamanan dalam melaksanakan kegiatan kerja sehari-hari.
      Dalam perancangan suatu bangunan perlu diperhatikan ketiga faktor diatas dalam hal  penggunaan air yang hemat, persiapan tempat-tempat rembesan air, penggunaan cahaya alam dan aliran angin segar yang sebaik mungkin, serta pengurangan penggunaan cahaya dan aliran angin buatan. Dengan memperhatikan hal tersebut, maka tercipta suatu lingkungan yang seimbang.

III. UTILITAS BANGUNAN
       Utilitas Bangunan adalah suatu kelengkapan fasilitas bangunan yang digunakan untuk menunjang tercapainya unsur-unsur kenyamanan, kesehatan, keselamatan, kemudahan, komunikasi, dan mobilitas dalam bangunan.
       Dalam perancangan bangunan harus selalu memperhatikan dan menyertakan fasilitas utilitas yang dikoordinasikan dengan perancangan yang lain, seperti perancangan arsitektur, perancangan struktur, perancangan interior dan perancangan lainnya.
   Adapun perancangan utilitas bangunan terdiri dari  :
1. Perancangan Plumbing dan Sanitasi
2. Perancangan Transportasi Dalam Bangunan
3. Perancangan Pembuangan Sampah
4. Perancangan Penghawaan
5. Perancangan Pencahayaan
6. Perancangan Tata Suara
7. Perancangan penangkal petir
8. Perancangan Pencegahan Kebakaran
9. Perancangan Telepon/PABX
10. Perancangan CCTV dan sekuriti sistem
11. Perancangan Alat Pembersih Bangunan
         Dengan memperhatikan serta mempelajari semua perancangan tersebut diatas maka diharapkan perancang atau seorang arsitek bangunan dapat memberikan hasil perancangan yang optimal mengenai sistem Utilitas Bangunan.

1 comment: